You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 4 RW di Jakpus bakal Ikuti Verifikasi Predikat Utama Proklim Nasional
photo Budhi Firmansyah Surapati - Beritajakarta.id

Pemkot Jakpus Optimis Raih Predikat Utama Proklim Nasional

Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat optimistis empat RW di tiga wilayah kecamatannya, bisa meraih predikat Utama program kampung iklim (Proklim) tingkat nasional 2024.

Penilaian dan verifikasi lapangan akan dilakukan 13-14 Juni nanti,

Asisten Perekonomonian dan Pembangunan (Ekbang) Sekretaris Kota Jakarta Pusat, Bakwan Ferizan Ginting mengatakan, empat RW yang akan menjalani  verifikasi dan proses penilaian yaitu, RW 01 Kelurahan Gambir dan RW 06 Kelurahan Petojo Utara, Gambir. Kemudian RW 12 Kelurahan Kebon Kosong, Kemayoran dan RW 03 Kelurahan Cikini, Menteng.

"Penilaian dan verifikasi lapangan akan dilakukan 13-14 Juni nanti," katanya, Selasa (4/6).

Pemkot Jakpus Monitoring Proklim di RW 01 Gambir

Dilanjutkan Ginting, sebelum ini di wilayah Jakarta Pusat telah memiliki dua RW yang memiliki predikat Utama Proklim tingkat nasional yakni, RW 06 Kelurahan Kebon Melati, Tanah Abang dan RW 06 Kelurahan Kebon Kosong, Kemayoran.  

Selain itu, RW 03 Kelurahan Cempaka Putih Timur, juga telah meraih predikat Lestari Proklim tingkat nasional pada 2023 lalu. Capaian ini menurut Ginting merupakan buah dari hasil penataan yang berkesinambungan dilakukan di wilayah Jakarta Pusat.

"Jadi kalau kita maksimalkan hasilnya pasti akan mendapat apresiasi. Kami optimistis hasilnya bisa maksimal," tegasnya.

Kepala Suku Dinas Lingkungan Hidup (LH) Jakarta Pusat, Slamet Riyadi mengungkapkan, kegiatan Proklim merupakan upaya mengatasi dampak dari persoalan lingkungan. Karena itu, pihaknya telah mengedukasi empat RW tersebut terkait mitigasi, adaptasi dan kelembagaan dalam upaya mengatasi persoalan iklim.

Mengenai mitigasi, Slamet mengaku telah mengedukasi ke empat RW untuk mengurangi penggunaan bahan tidak ramah lingkungan, mengurangi volume sampah dengan mengelola dan mengolah sampah.

Lalu, mereka juga diedukasi untuk beradaptasi dengan membuat sumur resapan dan biopori, serta pembentukan BPS RW dan bank sampah.

"Kimi berharap pembinaan yang sudah dijalankan dapat hasil maksimal," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Petugas Berhasil Evakuasi Jenazah di Kali Ciliwung

    access_time08-10-2026 remove_red_eye6535 personNurito
  2. Tera Perangkat SPKLU Pastikan Pengukuran Energi Listrik Akurat

    access_time09-10-2026 remove_red_eye3181 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Sudin Kesehatan Jakpus Sidak Dua Klinik Kecantikan Diduga Ilegal

    access_time06-10-2026 remove_red_eye1533 personFolmer
  4. MRT Jakarta Integrasikan Pembayaran Tiket JakLingko Mulai 12 Oktober 2026

    access_time09-10-2026 remove_red_eye1375 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Jalan Tembus Kelapa Gading-Pulogadung Permudah Mobilitas dan Aksesibilitas Warga

    access_time09-10-2026 remove_red_eye1173 personAldi Geri Lumban Tobing